Januari 09, 2011
0 comment(s) / Minggu, Januari 09, 2011

Apa yang membuat dapur lebih menawan? Tak lain dan tak bukan adalah keberadaan kitchen set-nya. Sebuah ruang dapur tanpa kitchen set bagaikan sayur tanpa garam, apalagi bagi dapur-dapur modern yang banyak berkembang saat ini.
Kitchen set lahir dari kebutuhan akan adanya fasilitas yang memadai untuk ruang dapur, mulai dari fasilitas penyimpanan, fasilitas pencucian, hingga fasilitas kerja. Fasilitas penyimpanan terwujud dalam lemari kabinet dan kulkas, fasilitas cuci terwadahi dalam kitchen sink, sedangkan fasilitas kerja terakomodasi melalui table top (meja kerja), kompor, dan microwave.
Penggunaan kitchen set akan membuat ruang dapur terlihat lebih rapi. Selain itu kitchen set juga bisa didesign semenarik mungkin sehingga ruang dapur terlihat lebih menawan.

Dalam postingan kali ini saya akan berbagi mengenai tips merancang kitchen set.

* Sesuaikan dimensi/ukuran lemari kabinet (tempat penyimpanan) dengan jenis dan jumlah peralatan atau logistik yang akan disimpan sehingga fungsi lemari kabinet sebagai tempat penyimpanan lebih optimal.


* Ketahui fungsi dari masing-masing perabot dapur yang akan digunakan dan manfaat setiap sudut-sudut sisa di ruang dapur secara maksimal.


* Perhatikan secara cermat dimensi tempat untuk perletakan kompor karena kompor merupakan bagian paling utama di dapur.


* Gunakan ukuran kompor yang akan dipasang sebagai patokan dalam penentuan ukuran lainnya.


* Pastikan laci-laci pada kabinet, baik kabinet atas maupun kabinet bawah, bergerak sempurna dan selalu lancar.


* Perhatikan tiga faktor saat memilih material, yaitu kekuatan, keawetan, dan ergonomis.


* Berikan jarak antara kabinet yang terpasang secara horizontal dibagian atas minimal 30-40 cm. Hal ini terutama ditujukan untuk dapur satu garis lurus (singel line). Jarak yang terbentuk akan membuat bidang dinding lebih luas/lega. Jarak pemisah antar kabinet ini bisa diisi dengan rak atau ambalan.


* Pastikan celah yang membatasi ambalan atau rak kabinet atas dengan kulkas tidak terlalu rendah . Jarak minimal yang ideal adalah 10 cm. Hal ini akan memudahkan membersihkan debu yang menempel pada celah tadi.


* Tempatkan stop kotak di sekitar area table top (meja kerja). Tinggi stpo kontak 20 cm dari meja. Jarak ini kan memudahkan saat bekerja dengan perbot yang menggunakan listrik. Sebaiknya pilih stop kontak berpenutup agar lebih aman dari percikan air dan jangkauan anak-anak.

Demikian Tips merancang kitchen set dari saya. Semoga postingan ini bermanfaat bagi para pembaca.


Back to top
November 29, 2010
0 comment(s) / Senin, November 29, 2010

Seperti yang dikatakan oleh Donald Trump, di akhir hari, Anda dan perusahaan Anda akan diukur bukan dari banyaknya hal yang Anda lakukan, tetapi dari apa yang Anda capai dan selesaikan. Dan tentunya, menyelesaikannya dengan baik, bukan? Bukankah ini sebenarnya definisi dari produktivitas? Di masa sekarang dimana tantangan #1 dalam bisnis adalah gangguan (distractions), baik dari telepon, hand-phone, sms, blackberry, chatting, facebook, twitter maupun berbagai gosip yang sedang beredar, produktivitas rasanya seperti terancam. Ketika manusia masih bekerja di era industri, seperti bekerja di pabrik, produktifitas sangat mudah untuk diukur. Tetapi, di era informasi ini, kita telah menjadi knowledge workers – orang-orang yang bekerja dengan pengetahuan/informasi dan bukan memproduksi sesuatu – bagaimana caranya mengukur produktifitas? Lalu, apa hubungannya dengan layanan? Bagaimana layanan bisa meningkatkan produktifitas? Oh, banyak sekali pertanyaan-pertanyaan yang bisa kita tanyakan. Mari kita coba bahas satu persatu.


Back to top
Februari 18, 2010
0 comment(s) / Kamis, Februari 18, 2010


Hello Sobat pembaca yg Budiman..!
Tulisan ini lebih bermaksud sharing kepada pembaca sekalian. Atau tepatnya berbagi pengalaman bagi mereka-mereka yg sedang mengalami kesusahan.

Saya percaya setiap kita pasti pernah mengalami yg namanya kesusahan.
Baik kecil maupun besar. Baik ringan maupun berat. Dari mulai persoalan pribadi, rumah tangga, hubungan keluarga, sakit, kondisi pekerjaan, status sosial, usaha yg jatuh bangun dan sering bangkrut, banyak hutang, sulit berhasil, dan masih banyak hal lain yg tidak mungkin disebutkan satu per satu.
Kalau mau diakui, hidup ini sebenarnya adalah ‘kumpulan dari kesulitan’. Dan setiap kesulitan sudah disandingkan Tuhan dengan jalan keluar. Tinggal kita berusaha mencari jalan keluar yg sdh disiapkan Tuhan tsb.
Contohnya adalah perjalanan seorang bayi yg belajar utk bisa berdiri. Mulai dari mengangkat pantatnya, hingga meluruskan kakinya semua perlu proses jauh bangun. Tidak pernah bayi yg mau belajar berdiri langsung bisa berdiri dalam sekali usaha.
Begitu pula hakikatnya kesusahan yg dihadapi orang dewasa. Karena akal kita sudah berfungsi optimal, maka kesusahan yg kita hadapi tentu setara dengan Fungsi akal kita.
Dari mana kita tahu jalan keluar dari suatu masalah? ‘Belajar dan Mencoba’. Itu kuncinya.
Setelah kita belajar dari berbagai literatur (buku, internet, TV, koran, majalah, dll), maka tidak syah jika ilmu yg sudah diketahui jika tidak dipraktekkan.
Mulailah ‘bereksperimen’ kira-kira jalan apa yg perlu kita lakukan.
Karena kita belum tahu persis jalan keluarnya (karena masih belajar tadi), maka tidak ada kata takut dalam memulai. Jika menurut hati nurani kita baik, maka ikutilah kata hati tsb
Ada kalanya dalam satu kali usaha kita menemukan jalan keluar.
Namun lebih sering lagi usaha kita akan terpental dalam mencari jalan keluar. Itu biasa. lakukan lagi, lagi, dan lagi. Sambil kita melakukannya berulang-ulang, selipkan juga upaya instropeksi atau review apakah yg kita lakukan ada yg kurang.
Jika ada yg kurang atau salah dalam menyelesaikan masalah, maka perbaiki caranya. Jika ada dosa yg telah kita lakukan dan belum minta ampun kepada-Nya, maka segeralah minta ampun. Terus lakukan introspeksi itu semua dan jangan berhenti sebelum berhasil menemukan jalan keluar.
Jika kita mengeluh di tengah jalan, itu manusiawi. Namun cepat-cepat sadarkan diri kita bahwa inilah mungkin yg namanya proses pembelajaran. Dan suatu saat kita akan mengakui kebenaran kalimat bijak berikut : “Pengalaman adalah Guru yg paling berharga”.
Dalam konteks lebih luas, mana mungkin kita bisa merasakan kesuksesan hidup jika diuji saja kita lebih banyak berkeluh kesah?
Akan lebih baik jika kita selalu percaya pada ‘persandingan’ yg telah Tuhan buat : “Bahwa dalam setiap kesusahan, pasti Tuhan menyediakan jalan keluar”
So, keep spirit teman-temanku. Anda tidak sendirian menjalani hidup ini.
Yakinlah Anda dipersiapkan Tuhan utk menjadi orang besar karena berani mencari jalan keluar dalam setiap kesusahan yg dihadapi..!


Yang Masih Belajar Tentang Kehidupan



#jho_joe#


Back to top
0 comment(s) / Kamis, Februari 18, 2010


Anda alergi dengan bisnis MLM?????
SELAMAT....anda masih WARAS...!!


Bisnis MLM dulu di angap ilegal dan di angap ide "GILA".
Bisnis MLM juga berkembang sangat GILA.walaupun banyak orang negatif
tapi bisnis MLM justru makin GILA pertumbuhannya dan di prediksi
BOOMING tahun 2010 ke atas.
di negara MLM tertua AMERIKA,MLM sama sekali tidak jenuh rata-rata kenaikan
penjualan U$1,1 miliar dolar per tahunya,dan mencetak 20% orang kaya baru.
begitu juga di JEPANG,KOREA,& EROPA.
perusahaan FORTUNE 500 juga masuk bisnis ini .INDONESIA tidak ketingalan GILA
sudah ada 7juta pelaku MLM&terus tumbuh pesat.
majalah nasional terkemuka bahkan menyebut distributor MLM adalah salah satu
dari 10 propesi yang menjanjikan di masa yang akan depan di sejajarkan dengan
CEO(direktur perusahaan besar). dan beberapa pakar bisnis juga ikutan "GILA"


jika anda ingin tetap WARAS seperti kebanyakan orang,ikuti solusi 20 tahun
lalu berikut ini:"sekolah tiggi,bangun karir,dan JADILAH KARYAWAN SEUMUR HIDUP ANDA".
jangan ambil resikoapapun !!!!! bekerja keraslah& habiskan 40tahun USIA anda untuk mewujutkan impian-impian BOS anda.
jika anda sulit untuk tetep WARAS di tengah makin banyaknya orang GILA
anda sebaiknya bergabung ikutan GILA,menurut yang GILA "untuk jadi KAYA butuh ide GILA ".komputer,mobil,kapal,pesawat terbang semuanya di awali dari ide "GILA"
tapi lucunya,orang-orang WARAS yang dulu tidak percaya dengan ide-ide GILA tersebut
sekarang justru merekalah yang di anggap GILA.


Back to top
Agustus 04, 2009
0 comment(s) / Selasa, Agustus 04, 2009

Banyak metode mengajar yang baik,semuanya tergantung meteri dan siapa yang kita ajar
seperti;
*Anak kecil
*Remaja
*Atau orang dewasa
Dan sekarang kita akan membahas cara mengajar untuk anak-anak
Dunia anak(kecil) merupakan dunia yang sangat penting, terutama dalam memasuki masa-masa dimana anak mulai memiliki rasa ingin tahu tentang segala hal yang dilihat dan dirasakannya. Cara terbaik untuk memenuhi rasa ingin tahu dan hasrat belajar, adalah BELAJAR SAMBIL BERMAIN dan BERMAIN SAMBIL BELAJAR.

BELAJAR SAMBIL BERMAIN dan BERMAIN SAMBIL BELAJAR;
*Cara mengajar melalui Nyanyian ( lagu ), misalnya : Sayang Semua, Bangun Tidur, Dua Mata Saya, Lihat Kebunku, Neng ... Neng ... Neng ... dan lainnya.

*Alat Peraga dengan bahan-bahan sederhana dan ramah lingkungan.

*Permainan yang dibuat dan diberikan pada anak, bertujuan untuk mengembangkan : Kemauan, Keterampilan, Kemampuan dan Kerjasama atau disebut 4K.

*Upacara hormat bendera yang dilakukan setiap pagi sebelum dimulainya sekolah, dengan tujuan untuk menanamkan rasa kebangsaan sejak dini kepada anak, dan melatih anak untuk berani tampil menjadi "Komandan Upacara" sehingga tidak malu atau gugup. Yang pada intinya adalah untuk menanamkan rasa percaya diri pada anak.


Back to top
Juli 18, 2009
0 comment(s) / Sabtu, Juli 18, 2009

Silahkan buka artikel di http://tinyurl.com/nqtfzr siapa tahu bermanfaat untuk anda yang membaca


Back to top
Mei 02, 2009
0 comment(s) / Sabtu, Mei 02, 2009

Kurang berfikir adalah:
"mereka asal masuk saja ke dunia bisnis , tanpa tahu ilmunya terlebih dahulu", Asal ada suatu peluang yang terlihat bagus, langsung diambil. Padahal, semua bisnis ada resikonya, sayangnya mereka tidak ambil pusing dan langsung berbisnis. Akibatnya jelas kegagalan melanda
terlalu banyak berpikir adalah :
"Terlalu banyak merencanakan bisnis mereka, tanpa mengerjakannya sama sekali"
Yah........., logis kan????? Kalau hanya direncanakan, kapan anda bisa untung?
Jika setiap hari kerjanya menjelajah internet, mencari apa kira-kira bisnis yang Bagus untuk dijalankan. Kesana kemari, kesini kesitu. Setiap hari hanya Menjelajah and menjelajah terus tanpa ada action.
Resiko terbesar Anda bukanlah kesalahan yang akan membuat Anda kehilangan sedikit modal. Resiko terbesar Anda adalah kehilangan kesempatan mendapatkan hal yang lebih banyak dari modal yang Anda keluarkan.
Jangan memikirkan resiko rugi, tapi berpikirlah akan resiko kehilangan kesempatan mendapat hasil yang lebih besar,
Dan untuk sukses berbisnis, Anda tidak bisa menggunakan pola pikir seorang "karyawan".
Semua ada aturan and semua penuh dengan rahasia
And untuk anda yang ingin melihat siaran TV luar negeri anda bisa langsung ke link di bawah ini:
http://www.worldsgreatestbusinessmind.com/20090109-JOSHUA(jho_joe)-From%20Indonesia-create.html&WT.mc_id=WGBM|Create


SALAM SUKSES UNTUK KITA YANG MAU BERFIKIR&BEKERJA KERAS


Back to top